Lama sekali rasanya saya gak nulis, baik di buku maupun di website. Dan kali ini, pokoknya gimana caranya, saya harus produktif dan saya harus nulis. Mulailah dengan tulisan ini tentang permuseuman yang ada di Indonesia. Mungkin kalau Indonesia terlalu luas ya, disini akan saya sempitkan ruang lingkupnya yaitu permuseuman di tanah kelahiran saya, Yogyakarta.
Museum dalam kamus Bahasa Indonesia yaitu gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu tempat menyimpan barang kuno. Dari artinya saja, pasti banyak orang mengira bahwa museum adalah tempat yang sangat membosankan. Karena mereka menganggap bahwa barang peninggalan sejarah adalah benda mati, yang tidak akan berguna lagi. Apalagi buat anak muda zaman sekarang yang terlalu kemakan iklan, slogannya "lupakan sejarah masa lalu, mari move on" wkwk
![]() |
| slogan anak muda jaman saiki rek.. wkwk sicumi.com |
![]() |
| @zanal_paytern3 |
Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan kesadaran mencintai sejarah negaranya masing-masing. Nah, salah satunya Museum yang merupakan sarana untuk memperkenalkan tentang sejarah lokal maupun non lokal seharusnya bisa semakin berkembang dan maju. Pastinya, setiap museum sudah memiliki anggaran masing-masing untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Mau tidak mau, memang anggaran tersebut harus dimaksimalkan untuk menjadikan museum sebagai tempat belajar yang menyenangkan.
Menurut saya, Museum di Indonesia kalau bisa begini.....................
- Gencar melakukan pengiklanan
Jangan mau kala sama wisata yang lainnya, sekarang sudah banyak sosial media yang sangat membantu utk bagi-bagi informasi gratis. Seperti posting di Instagram, website, blog, dll. Atau mungkin mengadakan lomba untuk mendapatkan hadiah tiket gratis masuk museum. Bisa juga dengan adanya lomba menulis karangan terbaik tentang isi museum tersebut. - Penyediaan Pemandu Wisata yang mumpuni
Ini penting banget, soalnya kalau menurut saya ke museum tanpa pemandu seperti masuk ke rumah kosong, hampa. Pemandu wisata yang ramah, interaktif dan pandai akan menjadikan nilai plus untuk museum tersebut, Karena bikin betah pengunjung, juga bisa berdiskusi atau mungkin malah tambah kenalan baru hehe.. - Bersih, Rapi dan Terawat
Siapa sih yang mau masuk ke tempat wisata yang kurang bersih? Tentu tidak ada. Tidak dipungkiri orang-orang biasanya melihat suatu tempat itu dari covernya saja. Kebersihan luar dalam museum juga sangat penting untuk menggaet para wisatawan. - Harga Tiket
Untuk sebagian kalangan, pasti melihat harga tiket adalah prioritas. Karena mereka menganggap "ah mahal, mending buat makan aja"
Nah untuk menghindari hal ini, maka sebaiknya "Para Museum" sering melakukan promosi, atau selalu memposting di media sosial tentang keuntungan-keuntungan yang akan didapat setelah berkunjung ke museum tersebut. - The last, Museum yang Sukses adl museum dengan manajemen yang baik
Semua instansi pasti begitu kan ya, baik yang profit maupun non profit. Pemerintah pusat pasti sudah memilki dana alokasi untuk menghidupi museum-museum negeri, jadi jangan ada yang korupsi :) supaya dana yang disalurkan bisa membuat museum lebih menarik. Begitu pula untuk museum swasta, walaupun dananya dari kantong pribadi :) .
Kurang lebih gitu yaaaa, maaf kalau ada salah-salah kata. see you again :) tunggu cerita selanjutnya.


Komentar
Posting Komentar